Senin, 02 September 2013

2978 Maru Universitas Jambi Ikuti Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus

Trotoar - Mendalo, Berdasarkan data Pra PKK minggu kemarin (1/9), sebanyak 2978 mahasiswa baru (maru) mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus (PKK) di Universitas Jambi hari ini (2/9). Dengan mengusung tema “Kajang Lako”


Trotoar - Mendalo, Berdasarkan data Pra PKK minggu kemarin (1/9), sebanyak 2978 mahasiswa baru (maru) mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus (PKK) di Universitas Jambi hari ini (2/9). Dengan mengusung tema “Kajang Lako” yang bertujuan mengenalkan adat jambi serta pemberian materi dari beberapa narasumber, membuat PKK Unja menjadi penting karena mempunyai nilai edukasi yang baik bagi mahasiswa baru.
        Ketua panitia pelaksana PKK Universitas Jambi, Mayga Harvin mengatakan, berdasarkan data Pra PKK (Persiapan Pengenalan Kehidupan Kampus) minggu kemarin (1/9), sebanyak 2978 mahasiswa baru tercatat mengikuti kegiatan PKK tersebut. “Kalau data dari Siakad, tercatat 3122 orang mahasiswa baru. Sedangkan data dari Pra PKK hari minggu kemarin (1/9), ada 2978 mahasiswa baru yang mendaftar,” ungkapnya.
         Dikatakannya, tidak ikut sertanya 144 maru dari 3122 maru yang terdaftar dikarenakan kekurangan informasi, juga ada yang disebabkan karena sakit. “Kan ada yang di luar daerah juga, jadi informasi jauh. ada yang sakit juga, bahkan orang tuanya ada yang ngantar surat keterangan sakit sama kita. Kalau dikarenakan keberatan mungkin tidak ada, soalnya pendaftaran PKK gratis, tidak ada pungutan,” akunya.
        Ditambahkannya, kegiatan PKK yang dilaksanakan pada tanggal (2/9), mulai pukul 08.00 - 16.00 WIB ini mengusung tema “Kajang Lako”. Kajang Lako sendiri adalah rumah kapal adat jambi, dengan bertujuan untuk mengenalkan serta memberikan nilai edukasi budaya melayu jambi terhadap mahasiswa baru.
        “Karena maru juga ada yang berasal dari luar daerah, jadi kita mau mengenalkan adat istiadat jambi, adat melayu khususnya. Mungkin yang tinggal di Jambi sendiri banyak yang belum tau kan?,” serunya.
        Lebih lanjut dijelaskannya, selain ingin memperkenalkan budaya melayu kepada mahasiswa baru, panitia sendiri memfokuskan konsep pembentukan karakter (karacter building) kepada mahasiswa baru dengan memberikan berbagai materi.
        “Ada 4 materi inti di PKK ini, bekerja sama dengan banyak pihak, yaitu (1). Sosialisasi program anti korupsi dan narkoba, itu bekerja sama dengan pihak BPKP provinsi jambi dan BNN Kota Jambi. (2). Kuliah umum,  itu sekilas tentang kegiatan UKM, seputar beasiswa juga di sampaikan. Materinya itu di berikan oleh Pembantu Rektor 1, Pembantu Rektor 3, sama Kepala Biro Baakpsi. (3) Wawasan Kebangsaan, bertujuan untuk mengenalkan dan memahami bangsa serta menumbuhkan rasa cinta bahasa kepada mahasiswa baru. (4) Memperkenalkan Budaya Jambi, itu bekerjasama dengan Kantor Duta Bahasa,” sebutnya satu persatu.
        Lebih lanjut ditambahkan Mayga, dengan adanya pemberian materi serta pengenalan kehidupan kampus yang disampaikan pihaknya, Ketua panitia pelaksana PKK Universitas Jambi tersebut menegaskan pentingnya mengikuti PKK bagi mahasiswa baru. “Penting sekali dalam pengenalan, banyak mahasiswa baru yang belum ngerti kampus beserta isinya kan? Jadi perlu untuk mengikuti PKK ini,” tegasnya.
          Parnauli, salah satu mahasiswa baru yang lulus di Fakultas Pertanian, Program Studi Teknologi Hasil Pertanian mengatakan, dirinya cukup antusias untuk mengikuti PKK ini. “Agak bosan sih, tapi cukup seru dikitlah, apolagi ado goyang Caesar tadi,” ungkap mahasiswa baru asli merlung tersebut.
        Sementara itu, Mayga juga menambahkan, untuk hari kedua PKK Universitas Jambi (besok, 3/9), mahasiswa baru diwajibkan untuk membawa  kain sarung, lacak dari karton, serta dengan memakai baju batik. “Dijadwalkan mahasiswa baru berkumpul jam 06.00 WIB di Universitas Jambi Mendalo,” tutupnya. (rfz)

0 komentar: